Tulisan Pertamaku

Seperti biasa, menulis adalah sebuah euforia. Keinginan sesaat yang sebentar lagi akan aku lupakan. Entah karena kesibukan atau kemalasan. Suatu saat jurnal ini akan ku lupakan. Dan suatu saat, entah kapan, aku akan kembali. Saat itu adalah ketika aku membutuhkannya. Mungkin saat aku kesepian, merasa sendirian, atau sekadar iseng-iseng. Sebelum kasus pertama terjadi, ada baiknya aku menuliskan sesuatu yang aku anggap penting. 

Sekarang hidupku terpusat pada hal-hal kecil dan remeh. Kalau boleh jujur hidupku hanya terpusat pada bekerja, bekerja, dan bekerja. Jika tidak sedang kerja maka aku akan tidur, nonton berpuluh-puluh film, membaca berpuluh-puluh buku yang ku anggap mengasyikkan. Dari semua kegiatan itu, aku sama sekali tidak merasakan ada makna yang bisa ku ambil atau manfaat yang bisa ku berikan. Aku merasa hal itu membuatku semakin tua dan semakin bosan dengan hidup ini. Aku merasa sudah cukup puas dengan kehidupan.

Apakah aku saja yang merasakan semua itu? Aku terus terang juga tidak terlalu tertarik mencoba makanan baru, pakaian baru, sepatu… kadang aku datang ke sebuah restoran bukan karena aku rasa makanannya lumayan, atau karena makanannya cukup berkelas, namun karena aku terbiasa melakukannya, walaupun mungkin aku tidak membutuhkannya. Itulah gambaran diriku sekarang ini.

Leave a Comment:

SCROLL TO TOP